#NgajiHikam,seri 2
#Ngaji Hikam seri 2, 21/06/2020
SUDAH KAH KITA WUSHUL:
TANDA ALLAH MENCINTAI HAMBANYA
Oleh: Aab Safik
Ada tiga tanda yang bias dijadikan
rambu-rambu apakah Allah swt benar-benar Mencintai hambaNya?
Si hamba ridho pada Allah dan segala
hal yang dari Allah swt, apa pun kejadiannya.
Ridho adalah Pintu syurga yang agung
dan sekaligus syurga di dunia. Kerelaan hamba pada apa pun yang diberikan Allah
swt, merupakan aroma syurgawi dalam atmosfir ruhaniyah. Dalam ridhoakan lahir
banyak perulaku ruhani yangd irihoi oleh Allah swt seperti syukur sabar
tawakkal dan menerima (qona’ah) dan Cinta. Rumpun ini berada dalam organisme
ridho.
Meraih Izin Allah dan menyampaikan
yang dari Allah
Maksudnya apa pun yang dilakukan
atas Izizn Allah dan ketika menyampaikan segala hal benar-benar dari Allah dan
direstui hatinya oleh Allah swt. Inilah Syekh Abul Abbas Al-Mursy, gurunya Ibnu
Athailah as-Sakandari, ketika menafsirkan Ayat, “Rasulullah saw tidak berbicara
karena dorongan selera nafsunya tetpai tidak berbicara kecuali karena dorongan
Wahyu.”
Beliau menafsiri, “Bahwa seseorang
ketika berbicara lalu disambut dengan applaus oleh aiudience lantas hatinya
bahagia, itu menunjukkan bahwa ia sedang biacara karena dorongan nafsu. Tetapi
Berbahagialah dan berbicaralah karena Allah meridhoi hatimu saat bicara.”
Banyak orang yang berbicara dnegan
benar, dengan dalil yang benar, dengan argument yang masuk akal, tetapi hatinya
tidak diridhoi, karena ia berbicara didorong oleh nafsunya, bahkan emosinya.
Nah?
Allah memberikan Hikmah di batinnya
paling dalam untuk menunjukkan arah kepada Allah swt.
Banyak hikmah dan kesadaran
kebaikan, tetap[I diklaim sebagai kebajikannya sehingga seseorang tidak
menyadari hidupnya yang sedang menuju Allah. Seluruh aearifan dan
kebijaksanaan sesungguhnya dilimpahkan
Allah untuk kermbali dan menunjukkan
Ma’rifatullah. Bukan yang lain. (habis)

Comments
Post a Comment